SELAMAT DATANG DI SITUS FADLY AL ANSYARI'S, SILAKAN BACA MOGA BERMANFA'AT, MOHON DI BERI KRITIK DAN SARAN UNTUK KEMAJUAN BLOG INI

7.30.2009

Praktikum Bedah Mayat


Diasuh oleh :
Ust M Shiddiq Al Jawi|

Otopsi (bedah mayat) adalah pemeriksaan mayat dengan pembedahan. Ada tiga macam otopsi; (1) otopsi anatomis, yaitu otopsi yang dilakukan mahasiswa kedokteran untuk mempelajari ilmu anatomi; (2) otopsi klinis, yaitu otopsi untuk mengetahui berbagai hal yang terkait dengan penyakit (misal jenis penyakit) sebelum mayat meninggal; (3) otopsi forensik, yaitu otopsi yang dilakukan oleh penegak hukum terhadap korban pembunuhan atau kematian yang mencurigakan, untuk mengetahui sebab kematian, menentukan identitasnya, dan sebagainya.

Para ulama kontemporer berbeda pendapat mengenai hukum otopsi di atas dalam dua pendapat.
Tanya :

Ustadz, apa hukumnya kadafer (mayat manusia) yang digunakan mahasiswa kedokteran sebagai bahan praktikum, seperti pembedahan? (Bambang, bumi Allah)



Jawab :

Otopsi (bedah mayat) adalah pemeriksaan mayat dengan pembedahan. Ada tiga macam otopsi; (1) otopsi anatomis, yaitu otopsi yang dilakukan mahasiswa kedokteran untuk mempelajari ilmu anatomi; (2) otopsi klinis, yaitu otopsi untuk mengetahui berbagai hal yang terkait dengan penyakit (misal jenis penyakit) sebelum mayat meninggal; (3) otopsi forensik, yaitu otopsi yang dilakukan oleh penegak hukum terhadap korban pembunuhan atau kematian yang mencurigakan, untuk mengetahui sebab kematian, menentukan identitasnya, dan sebagainya.

Para ulama kontemporer berbeda pendapat mengenai hukum otopsi di atas dalam dua pendapat.

Pertama, membolehkan ketiga otopsi itu, dengan alasan dapat mewujudkan kemaslahatan di bidang keamanan, keadilan, dan kesehatan. Ini pendapat Hasanain Makhluf, Said Ramadhan Al-Buthi, dan beberapa lembaga fatwa seperti Majma' Fiqih Islami OKI, Hai`ah Kibar Ulama (Saudi), dan Fatwa Lajnah Da`imah (Saudi). (As-Sa'idani, Al-Ifadah Al-Syar'iyah fi Ba'dh Al-Masa`il Al-Thibiyah, h. 172; As-Salus, Mausu`ah Al-Qadhaya Al-Fiqhiyah Al-Mu'ashirah, h. 587; Al-Syinqithi, Ahkam Al-Jirahah Al-Thibiyah, h. 170; Al-Hazmi, Taqrib Fiqh Al-Thabib, h. 90).

Kedua, mengharamkan ketiga otopsi itu, dengan alasan otopsi melanggar kehormatan mayat, yang telah dilarang berdasarkan sabda Nabi SAW," Memecahkan tulang mayat sama dengan meme-cahkan tulangnya saat dia hidup." (kasru 'azhmi al-mayyit ka-kasrihi hayyan). (HR Abu Dawud, sahih). Ini pendapat Taqiyuddin An-Nabhani, Bukhait Al-Muthi'i, dan Hasan As-Saqaf. (Al-Syinqithi, Ahkam Al-Jirahah Al-Thibiyah, h. 170; Nasyrah Soal Jawab, 2/6/1970).

Menurut kami, pendapat yang lebih kuat (rajih) adalah pendapat kedua, yang mengharamkan ketiga jenis otopsi, termasuk otopsi dalam rangka praktikum mahasiswa kedokteran, karena: (1) pendapat yang membolehkan berdalil kemaslahatan (Mashalih Mursalah), padahal Mashalah Mursalah bukan dalil syar'i yang kuat. Menurut Imam An-Nabhani, Mashalih Mursalah tidak layak menjadi dalil syar'i. (An-Nabhani, Al-Syakhshiyah Al-Islamiyah, 3/444). (2) terdapat hadis-hadis sahih yang melarang melanggar kehormatan mayat, seperti mencincang, menyayat, atau memecahkan tulangnya sebagaimana di atas.

Namun, keharaman otopsi ini hanya untuk mayat Muslim. Sedang jika mayatnya non Muslim, hukumnya boleh. (Al-Syinqithi, Ahkam Al-Jirahah Al-Thibiyah, h. 179; Nashiruddin Al-Albani, Ahkam Al-Jana`iz, h. 299). Sebab di samping hadits dengan lafal mutlaq (tak disebut sifatnya, yaitu semua mayat), ternyata ada hadits shahih dengan lafal muqayyad (disebut sifatnya, yaitu mayat mukmin/Muslim), yakni sabda Nabi SAW, "Memecahkan tulang Mu`min yang sudah mati, sama dengan memecahkannya saat dia hidup." (kasru 'azhmi al-mu`min maytan mitslu kasrihi hayyan.) (HR Ahmad, no 23172 & no 25073; Malik, Al-Muwathha`, 2/227; Ad-Daruquthni, 8/208; Ibn Hajar, Fathul Bari, 14/297; at-Thahawi, Musykil Al-Atsar, 3/281; Al-Albani, Shahih wa Dhaif Al-Jami' Ash-Shaghir, 9/353). Kaidah ushuliyah menyebutkan, "Lafal mutlak tetap dalam kemut-lakannya hingga datang lafal yang muqayyad."

Kesimpulannya, otopsi hukumnya haram jika mayatnya Muslim. Sedang jika mayatnya non Muslim, hukumnya boleh. Wallahu a'lam [] mediaumat.com

Baca Selengkapnya.... »»

Insan Mokoginta: Iman kepada Muhammad, Sekaligus Isa


H Insan LS Mokoginta
(Peraih Muallaf Award 2006 dan 2007)


Ada kerugian ganda bila aku tetap dalam Katolik yaitu tidak beriman kepada Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir dan setiap hari aku berarti menghianati ajaran Yesus.

Aku lahir di Kotamobagu Manado pada 1949. Nama baptisku Wenseslaus. Ibuku Islam. Walau ayahku non Muslim, tapi beliau masuk Islam ketika menikahi ibuku. Berarti aku lahir sebagai seorang Muslim. Karena pada waktu itu orang tuaku beranggapan semua agama benar, semua agama sama. Kami delapan orang bersaudara. Semuanya disekolahkan di sekolah Katolik. Menurut orang tuaku saat itu, bilamana kami telah dewasa, kami dipersilakan untuk memilih agama apa. Nah pengaruh sekolah itulah membuat kami semua beragama Katolik.
Keluarga Sakinah

Karena kesulitan ekonomi, pada 1976 aku hijrah, mengadu nasib ke Jakarta. Kemudian aku berkenalan dengan Waruba Yarub dalam rangka hubungan bisnis. Aku menempati salah satu kamar rumahnya. Namun Waruba dan keluarganya berbeda dengan kebanyakan Muslim yang aku kenal. Aku sering memperhatikan mereka dari kamarku. Waruba dan keluarganya selalu berusaha hidup dengan cara Islam. Kerap kali aku memergoki mereka shalat berjamaah. Waruba sering sekali mengajari anak-anaknya tentang Islam. Karena setiap hari aku berada di lingkungan keluarga yang islami tersebut, dari situlah aku rasakan adanya sentuhan-sentuhan hati.

Selama empat tahun hubungan bisnis kami. Empat tahun pula aku bergaul dan berada dalam lingkungan keluarga sakinah itu. Mereka tidak pernah sekalipun memaksa aku untuk masuk Islam. Namun mereka selalu menjawab pertanyaan yang aku ajukan. Bersama mereka, aku merasakan bahwa kehidupan beragama dalam Islam ternyata jauh lebih harmonis. Namun sebaliknya, di waktu yang sama pula aku mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam hal keimananku. Aku pun kebingungan ketika ditanya oleh Namila, adik perempuan Waruba yang kuliah di IAIN Jakarta, “Mengapa Tuhan ada tiga?”.

Aku hanya menjawab, “Itu sebagai rahasia Tuhan, otak kita terlalu kecil untuk memikirkan hal itu.” Waruba dan Namila menjelaskan Tuhan itu esa dan sangat memuaskanku.Aku pun buka kartu kepadanya karena di Kristen tidak terbiasa menanyakan masalah itu lebih detail kepada Pastur. Kami hanya disuruh mengimaninya begitu saja tanpa harus tahu mengapa begitu, itulah yang disebut dengan dogma.

Dari mereka aku merasakan kebenaran Islam, sebab dalam agama sebelumnya, masalah akidah dan akhlak tidak secara khusus diajarkan, apalagi soal halal dan haram. Justru dalam Islam soal akidah dan akhlak sangat diutamakan. Dijelaskannya kepadaku bahwa tiada Tuhan selain Allah, Allahlah tempat bergantung segala sesuatu, Allah tidak memiliki anak dan tidak diperanakkan. Oleh karena itu Yesus bukanlah Tuhan itu sendiri, bukan pula anak Tuhan. Aku pun dilarang curang dalam menimbang karena itu perbuatan dosa. He he he...sebelumnya aku suka curang dalam timbangan. Tapi sejak saat itu aku tidak lagi. Aku selalu dibimbing untuk selalu berbuat jujur oleh Waruba.

Sementara ajaran “kasih” yang sering didengungkan dan paling diutamakan dalam Kristen, tidak aku dapatkan. Tetapi di keluarga yang baru aku kenal di Jakarta ini seperti saudaraku saja, mereka penuh perhatian. Keluargaku dan juga keluarga teman-teman Kristen lainnya yang saat itu hidup dalam ekonomi pas-pasan di Manado, tidak pernah sekalipun diperhatikan dan dibantu oleh teman-teman sesama agama, maupun dari Pastur.

Keuntungan Ganda

Selama empat tahun itu, Waruba mempersilahkan aku mendalami ajaran Islam dan membandingkannya sendiri dengan apa yang aku baca dalam Alkitab (Bible). Akhirnya aku temukan, sesungguhnya Yesus bukan tuhan tetapi hanyalah hamba dan utusan Allah SWT. Ternyata bila umat Islam benar-benar mengamalkan Al Quran berarti umat Islamlah yang mengamalkan ajaran kasih sayang dan umat Islamlah pengikut Yesus dalam arti yang sesungguhnya.

Aku berkesimpulan bahwa dengan memeluk agama Islam, aku mendapat keuntungan ganda, yaitu menjadi pengikut Nabi Muhammad, sekaligus tidak meninggalkan Yesus. Sebab Yesus adalah Nabi Isa yang sangat diimani dan dihormati oleh setiap Muslim. Sementara jika aku tetap dalam Katolik, ada kerugian ganda, yaitu tidak beriman kepada Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir dan setiap hari aku berarti menghianati ajaran Yesus. Karena ternyata sebagian besar ajaran Kristen baik Katolik maupun Protestan bukan ajaran Yesus, tapi ajaran Paulus.

Dari pergaulan dengan keluarga sakinah itulah awal mula aku mendapatkan hidayah dari Allah SWT karena dapat mengenal Islam lebih dekat dan berdiskusi dengan orang yang tepat sehingga aku meyakini bahwa hanya Islamlah sebagai jalan hidup yang benar. Dalam Islam aku menemukan kedamaian, ketenangan dan cinta kasih antar sesama. Artinya ajaran “kasih” yang sesungguhnya justru diajarkan dalam agama Islam dan aku merasakan itu dari sosok keluarga Waruba bukan Pasturku dulu. Akhirnya, pada 1980, saat usiaku 31 tahun aku memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing oleh Imam Masjid Al Muqarabin Muhammad Hafidz di Kelapa Dua Cimanggis Depok. Syahadat itu aku ucapkan karena aku yakin memang harus masuk Islam bila ingin menjadi seorang pengikut Yesus sejati. [] mediaumat.com

Baca Selengkapnya.... »»

Yvonne Ridley (Mualaf Asal Inggris): Menjemput Hidayah dari Medan Perang


Apa yang diperjuangkan kaum feminisme Barat ternyata telah dinikmati Muslimah sejak 1400 tahun lalu.

Serangan 1 September 2001 yang menghancurkan gedung kembar WTC dan Pentagon di Amerika itu berdampak luar biasa besar pada dunia, termasuk kepadaku. Aku lahir di County Durham, Inggris 1959. Peristiwa delapan tahun lalu itu menjadi titik awal perubahan keyakinan, pandangan dan perjuanganku.
Ditangkap Taliban

Sebagai seorang wartawati, pasca kejadian 9/11, aku langsung diutus media tempatku bekerja untuk melakukan investigasi ke wilayah yang dituding Amerika sebagai sarang teroris tempat bersembunyinya Osama bin Laden itu. Aku diselundupkan dari Pakistan ke perbatasan Afghanistan. Menyamar sebagai Muslimah Pastun dan didampingi dua orang guide asal Afghanistan.

Tanpa identitas, aku menelusuri jalur tidak resmi untuk masuk ke salah satu kota Afghanistan. Namun sayang penyamaranku terungkap ketika aku terjatuh dari seekor keledai di dekat Jalalabad persis di depan seorang tentara Taliban pada 28 September 2001. Kemudian akupun ditawan.

Selama dikurung, akupun terus mencaci maki dan meludahi mereka. Karena seperti pada umumnya orang Barat memandang Islam, saat itu, akupun sangat membenci dan memusuhi Islam apalagi terhadap Taliban. Setiap hari aku dihantui prasangka buruk dan mengira akan mati. Aku terus menunggu kapan saatnya orang jahat yang membawa alat penyetrum muncul. Bayangan itu sangat menakutkan. Mungkin karena aku termakan propaganda bahwa Taliban adalah rezim paling kejam di dunia.

Selama ditahan, pihak Taliban selalu mencoba untuk menjatuhkan mentalku dengan mengajukan pertanyaan yang sama setiap hari, kadang-kadang sampai lewat pukul sembilan malam. Perasaan mencekam terus menghantuiku, apalagi setelah mendengar informasi tentang kepastian penyerangan Amerika ke Afghanistan, aku tidak yakin bahwa aku akan dibebaskan.

Di malam pertama serangan itu, sekelompok orang masuk ke tahananku kemudian mengambil sesuatu dari ranjangku. Ternyata dengan acuhnya mereka hanya mengambil senjata pelontar granat. Aku bertaruh bahwa orang-orang berpikir aku disiksa, dipukuli, dan mengalami pelecehan seksual. Padahal selama ditawan, aku diperlakukan dengan baik dan penuh hormat.

Tahananku dipisahkan dari para tahanan lain. Sebelumnya, sel dibersihkan dulu dari segala gangguan kecoa dan kalajengking. Sejak hari pertama penangkapan, mereka terus saja menanyaiku mengapa masuk ke Afghanistan tidak melalui jalur resmi. Mereka tidak percaya bahwa aku wartawan yang sedang melakukan liputan eksklusif. Akhirnya, akupun berseloroh, kedatanganku ke sana adalah untuk bergabung dengan Taliban. Mereka tertawa, mengerti kalau aku hanya bercanda.

Kejadian lainnya yang berkesan bahkan menggelikan adalah ketika mereka memintaku menurunkan celana dalam yang kujemur. Jelas saja kutolak karena masih basah. Tidak kusangka sampai-sampai wakil menteri luar negeri Taliban terpaksa turun tangan sendiri dan memintaku untuk menurunkannya karena kuatir terlihat oleh para tentara.

Akupun tercengang. Afghanistan sedang dibom oleh Amerika dan yang mereka pikirkan adalah celana dalamku. Dalam benak, aku berkelakar, kalau mau mengusir Taliban tak perlu pakai bom segala, tinggal mengirimkan satu resimen perempuan dengan melambai-lambaikan celana dalamnya. Taliban pasti akan terbirit-birit.

Berdasarkan apa yang kualami ini, aku mulai menyadari bahwa orang-orang Taliban tak seseram yang diberitakan oleh media-media Barat. Di hari kesepuluh aku didatangi oleh seorang Mullah. Ia pun menanyakan apa agamaku dan bagaimana pendapatku tentang Islam. Dengan tegas kukatakan bahwa aku adalah penganut Kristen Protestan dan Islam menurutku adalah agama yang memesona dan aku mengagumi para pemeluk agama Islam yang memiliki gairah yang luar biasa terhadap keyakinan mereka.

Aku berjanji kepada mereka bahwa aku akan membaca Alquran dan mempelajari Islam bila mereka membiarkanku pergi. Aneh tapi nyata, mereka pun percaya padaku sehingga menerima tawaranku dan beberapa jam kemudian aku pun dibebaskan. Setelah kembali ke London, janji kupenuhi. Barangkali saja dengan membaca kitab keyakinan mereka dapat membuatku memahami pengalaman yang baru kulewati itu.

Mempelajari Islam

Akupun membaca terjemah Alquran dan beberapa buku Islam disamping berdiskusi dengan Ketua Islamic Centre London Zaki Badawai. Namun aku benar-benar terhenyak ketika kutemukan secara gamblang bahwa wanita memiliki kesamaan spiritual, pendidikan dan harga diri. Pantas saja mereka berlaku baik padaku.

Muslimah bangga untuk menyatakan bahwa mereka adalah ibu rumah tangga karena panutan mereka, Nabi Muhammad SAW, menyatakan bahwa wanita yang terpenting dalam keluarga adalah seorang ibu, ibu, dan ibu. Nabi SAW juga berkata bahwa surga terletak di bawah telapak kaki ibu.

Ketika seorang wanita secara Islam memilih dengan sadar untuk tetap tinggal di rumah dan membesarkan anak-anak merupakan suatu bentuk baru dari harga diri dan kehormatan yang luar biasa nilainya dimataku. Karena ibu menjadi pendidik pertama dan utama.

Di sisi lain, media massa dengan heboh meliput berita artis yang melakukan perjanjian pranikah. Padahal dalam Islam Muslimah boleh memilih untuk bekerja atau tidak, dan semua penghasilan yang ia dapati dari pekerjaannya adalah miliknya. Sedangkan suaminya harus membayar semua kebutuhan, tagihan dan belanja keluarga. Ternyata, apa-apa yang kaum feminis Barat perjuangkan sejak tahun 70-an itu, sudah dinikmati oleh para Muslimah sejak 1400 tahun yang lalu.

Berbagai majalah memberikan pesan kepada wanita kalau mereka tidak tinggi, langsing dan cantik maka mereka tidak akan dicintai dan diinginkan. Tetapi Islam berkata kepadaku bahwa aku memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan wajib mencari ilmu. Kerudung dan nikab sebagai simbol politik dan persyaratan agama sekaligus. Ada pula yang menganggap bahwa ini adalah simbol perlawanan mereka terhadap gaya hidup Barat yang sarat dengan mabuk-mabukan, seks bebas, dan narkoba.

Superioritas dalam Islam tumbuh karena ketakwaan, bukan kecantikan, kekayaan, kekuasaan, posisi, maupun jenis kelamin. Akupun menyadari ternyata Muslimah adalah sosok yang memiliki banyak keahlian, berbakat, dan berpendirian kuat sebagai bentuk solidaritas persaudaraan yang bahkan terlalu agung untuk dibandingkan dengan persaudaraan feminisme Barat.

Jujur, sebelumnya, aku sama sekali tidak tahu siapa Nabi Muhammad SAW. dan risalah yang dibawanya itu. Namun, sekarang aku bersedia mengorbankan apapun bahkan hingga tetes darah terakhirku untuk membela nama, kehormatan dan kenangan tentangnya. Sehingga pada tahun 2003 akupun mengucapkan dua kalimat syahadat.[]www.mediaumat.com

Baca Selengkapnya.... »»

Sekulerisme Mematikan Agama

Melihat pandangan para calon wakil presiden dalam hubungan antara agama dan politik, tampak jelas pandangan sekulerisme masih dominan. Semuanya sepakat agama tidak boleh masuk dalam ruang politik praktis. Yang berbeda adalah cara penyajiannya. Boediono berpendapat agama tidak boleh menjadi unsur dalam politik praktis. ”Agama itu mulia dan tidak boleh dijadikan elemen praktis, harus di atas politik praktis. Negara dalam hal ini bertanggung jawab untuk memberikan peluang melindungi warga negaranya. Negara harus mengambil posisi menjaga keharmonisan,” kata Boediono.

Sementara Wiranto menilai, substansi agama malah harus dijadikan spirit untuk membangun kehidupan politik. ”Nilai substantif agama, menurut saya bisa diambil untuk membangun etika politik. Jangan sampai di politik hanya BTN, bohong, tega, dan nipu. Nilai-nilai agama harus ada di dalamnya,” jelas Wiranto.Pernyataan di atas sepertinya memuliakan agama, tapi kalau kita telaah lebih mendalam pernyataan itu justru memperlemah peran agama bahkan mematikannya.

Sekulerisme sindiri bukan berarti tidak mengakui agama. Namun agama hanya ditempatkan sebagai moralitas, hal-hal individual, atau ibadah ritual. Kalaupun agama masuk dalam aspek ekonomi dan politik, agama hanya sekadar substansi seperti jujur, santun, adil. Dalam pandangan sekuler agama tidak boleh dijadikan dasar negara apalagi menjadi sumber hukum dalam masalah kebijakan atau pengaturan urusan masyarakat secara praktis.

Sekulerisme Mematikan Agama PDF Print E-mail
Thursday, 30 July 2009

Melihat pandangan para calon wakil presiden dalam hubungan antara agama dan politik, tampak jelas pandangan sekulerisme masih dominan. Semuanya sepakat agama tidak boleh masuk dalam ruang politik praktis. Yang berbeda adalah cara penyajiannya. Boediono berpendapat agama tidak boleh menjadi unsur dalam politik praktis. ”Agama itu mulia dan tidak boleh dijadikan elemen praktis, harus di atas politik praktis. Negara dalam hal ini bertanggung jawab untuk memberikan peluang melindungi warga negaranya. Negara harus mengambil posisi menjaga keharmonisan,” kata Boediono.

Sementara Wiranto menilai, substansi agama malah harus dijadikan spirit untuk membangun kehidupan politik. ”Nilai substantif agama, menurut saya bisa diambil untuk membangun etika politik. Jangan sampai di politik hanya BTN, bohong, tega, dan nipu. Nilai-nilai agama harus ada di dalamnya,” jelas Wiranto.Pernyataan di atas sepertinya memuliakan agama, tapi kalau kita telaah lebih mendalam pernyataan itu justru memperlemah peran agama bahkan mematikannya.

Sekulerisme sindiri bukan berarti tidak mengakui agama. Namun agama hanya ditempatkan sebagai moralitas, hal-hal individual, atau ibadah ritual. Kalaupun agama masuk dalam aspek ekonomi dan politik, agama hanya sekadar substansi seperti jujur, santun, adil. Dalam pandangan sekuler agama tidak boleh dijadikan dasar negara apalagi menjadi sumber hukum dalam masalah kebijakan atau pengaturan urusan masyarakat secara praktis.

Pandangan seperti ini jelas bertentangan dengan Islam. Syariat Islam bukanlah sekadar moralitas tapi juga mengatur manusia dalam bentuk hukum dan kebijakan yang sifatnya praktis. Dalam hukum waris misalnya, syariat Islam tidak hanya bicara substansi atau filosofi pembagian yang harus adil. Tapi memberikan tuntunan praktis bagaimana keadilan itu bisa terwujud. Bahkan sampai dalam hitungan matematis seperti 2 : 1 .

Syariat Islam bukan sekadar menyatakan keadilan penting dalam ekonomi, tapi secara praktis menjelaskan bentuk-bentuk praktis keadilan. Islam mengharamkan penimbunan barang atau emas dan perak yang berakibat terganggunya stabilitas harga dan pasar. Mengharamkan riba yang menjadi faktor instabilitas ekonomi. Tidak hanya itu, syariat Islam memberikan sanksi yang tegas bagi yang mempraktikkan hal-hal curang seperti itu.

Berdasarkan syariat Islam, negara wajib menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat , pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Syariat Islam juga mengharamkan pemilikan umum (al milkiyah 'amah) seperti barang tambang yang jumlahnya melimpah (emas, perak, batu bara, minyak) diserahkan pemilikannya kepada individu/swasta apalagi pihak asing. Pemilikan umum adalah milik rakyat yang harus dikelola dengan baik oleh negara untuk kemashlahatan rakyat.

Islam bukan hanya bicara nilai-nilai substansial seperti politik harus adil dan para pemimpin harus amanah. Tapi juga secara praktis mewajibkan bentuk negara yang harus diterapkan yakni Khilafah, syarat-syarat Khalifah, metode pengangkatannya, metode kontrol terhadap Khalifah, sampai bagaimana Khalifah bisa diturunkan kalau menyimpang.

Pandangan sekuler seperti ketiga cawapres di ataslah yang menyebabkan syariat Islam tidak bisa diterapkan. Peran agama yang seharusnya bisa menyelesaikan persoalan masyarakat secara praktis menjadi mandul. Agama kemudian menjadi sekadar penonton atau penghibur penderitaan rakyat. Agama gagal menjadi kekuatan yang menyelesaikan persoalan manusia.

Yang ironis, lewat paradigma sekuler tersebut agama kemudian dipolitisasi untuk memperkokoh sistem yang sekuler. Ketika muncul semangat perlawanan dari rakyat untuk mengoreksi penguasa yang menyimpang misalnya, muncul orang-orang yang bertopeng agama yang menyatakan kita harus taat kepada pemimpin dan tidak boleh ghibah (menjelek-jelekkan) pemimpin.

Padahal ajaran Islam sangat tegas mewajibkan mengkoreksi penguasa yang dzolim, sampai-sampai Rosulullah saw menyatakan sebagai jihad yang paling utama : Rasulullah SAW bersabda afdhalul jihad kalimatu haqqin 'inda sulthanin ja'irin (Sebaik-baik jihad adalah melontarkan kata yang hak di depan pemimpin yang jahat/zalim). Ketaatan kepada pemimpin dituntut kalau pemimpinnya Muslim yang menjalankan syariah Islam. La tha'ata li makhlukin fi ma'siatil khaliqi (Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiat kepada Allah SWT), demikian tegas Rasulullah SAW.

Adapun kritik bukanlah menjelek-jelekkan penguasa tanpa bukti, tapi menyampaikan perkara jelek yang memang dijalankan oleh penguasa yang membahayakan masyarakat. Imam an Nawawi dalam kitab Riyadhus shalihin menjelaskan hal seperti itu dibolehkan. Mengoreksi penguasa di depan umum juga dipraktikkan oleh di masa sahabat. Umar ra saat menjadi Khalifah pernah dikoreksi secara langsung oleh seorang wanita dalam perkara membatasi jumlah mahar.

Orang-orang yang bertopeng agama ini menyerukan sabar dan sabar ketika ada penguasa yang kebijakannya menyengsarakan masyarakat. Seperti saat BBM dinaikkan, untuk meredam kemarahan masyarakat digunakan ajaran agama yakni sabar secara menyimpang. Memang kita diperintahkan bersabar kalau kita menghadapi cobaan atau penderitaan. Namun bukan berarti kita berdiam diri.

Sebab ada perintah lain yang kewajiban muhasabatul hukkam (mengoreksi penguasa). Dan saat mengoreksi penguasa juga kita harus sabar dari tekanan dan penindasannya. Sabar yang benar menurut para ulama adalah sabar saat menjalankan perintah Allah SWT dan saat menjauhi larangannya. Walhasil, ketika agama dimandulkan dan syariat Islam tidak dilaksanakan yang mengatur masyarakat adalah sistem kapitalisme sekuler yang justru terbukti membawa penderitaan rakyat.[] farid wadjdi.
disadur dari : Media Umat.com

Baca Selengkapnya.... »»

6.25.2009

Solusi Masalah Harddisk 2: Windows Rusak Parah


Kasus seputar harddisk yang sering terjadi adalah Windows di dalam harddisk tersebut rusak parah sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Simak kiat mengatasinya
Kasus seputar harddisk yang sering terjadi adalah Windows di dalam harddisk tersebut rusak parah sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Pada kasus seperti ini, satu-satunya solusi adalah melakukan instalasi ulang Windows. Masalahnya, sering kali di dalam harddisk atau partisi berisi Windows tersebut masih terdapat berbagai file penting yang harus diselamatkan. Lalu, bagaimana mengambilnya?

Gunakan aplikasi yang bootable dan bisa menjelajah (browse) file di harddisk yang bermasalah tersebut. Lagi-lagi, Anda bisa menggunakan Rescue Disk 9.0 Express yang kami bahas di bagian pertama artikel bersambung ini. Penggunaannya sangat mudah, Anda cukup mengikuti wisaya (wizard) dari menu File Transfer Wizard. Sayangnya, versi gratisan ini tidak bisa memindahkan file-file tersebut ke CD/DVD. Jadi, Anda harus menyalin file-file tersebut ke flashdisk atau harddisk eksternal.

Namun Rescue Disk Express cuma bisa bekerja dari CD. Jika Anda lebih memilih proses dari flashdisk, gunakan sistem operasi Linux portabel yang bisa booting melalui flashdisk (live-USB). Hampir semua distro Linux memiliki versi portabel, namun perlu dicatat kalau proses mounting (pengenalan isi harddisk) sering kali harus dilakukan secara manual. Karena itu kami menyarankan penggunaan distro Puppy Linux karena distro ini melakukan proses mounting secara otomatis. Ukuran Puppy Linux juga cuma 100MB, sehingga muat di flashdisk ukuran kecil sekalipun.

Aplikasi Rescue Disk 9.0 Express dapat di-donwload secara gratis di sini (46MB), sementara Puppy Linux bisa Anda dapatkan di sini (100MB). Jika tidak ingin repot men-download, kedua aplikasi tersebut tersedia di DVD InfoKomputer edisi Juni 2009.

Baca Selengkapnya.... »»

Solusi Masalah Harddisk 1: Mengatasi MBR Rusak


MBR menjadi penanda keberadaan harddisk. Jika dianalogikan,MBR ini seperti peta yang menuntun BIOS menemukan harddisk. Simak ulasannya berikut ini
Di dalam harddisk, ada sebuah file yang disebut MBR (Master Boot Record). File ini berada di byte pertama dan sektor pertama harddisk; pokoknya benar-benar pertama. Maklum, MBR inilah yang menjadi penanda keberadaan harddisk. Jika dianalogikan, MBR ini seperti peta yang menuntun BIOS menemukan harddisk.

Namun berbagai hal bisa menyebabkan MBR tersebut rusak, seperti terkena virus atau terformat tidak sengaja. Jika itu terjadi, sistem operasi pun kehilangan penunjuk jalan yang ditandai dengan munculnya pesan Operating System not found atau missing operating system di layar.

Solusi dari masalah ini adalah dengan mengembalikan file MBR tersebut. Cara paling umum dilakukan adalah melakukan proses recovery dari CD Windows. Caranya, booting ke CD Windows, lalu pilih Repair (dengan menekan tombol R) dan masuk ke Recovery Console. Setelah itu, ketikkan perintah fixmbr untuk mengembalikan file MBR tersebut.

Untuk Windows Vista, konsepnya sama meski prosedurnya sedikit berbeda. Pertama, booting ke DVD Windows Vista, lalu pilih Repair Your Computer. Ketika System Recovery Options muncul, pilih Command Prompt. Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik bootrec.exe dan tekan Enter.

Jika CD Windows sudah hilang entah kemana, Anda bisa menggunakan aplikasi dari Rescue Kit 9.0 Express buatan Paragon. Ini adalah aplikasi gratisan yang memiliki fungsi beragam, termasuk mengembalikan MBR. Aplikasi ini bersifat bootable, artinya bisa di-burn ke CD dan menjadi sumber proses booting. Ketika sistem menunjukkan gejala kehilangan MBR, yang harus Anda lakukan adalah booting ke CD berisi Rescue Kit ini. Setelah itu, pilih menu Boot Corrector, ikuti prosedur yang telah ditentukan, dan kasus kehilangan MBR seharusnya telah teratasi.

Rescue Kit 9.0 Express bisa di-download secara gratis di sini (46MB) atau bisa Anda dapatkan di DVD InfoKomputer edisi Juni 2009.

Baca Selengkapnya.... »»

6.20.2009

Top 10 Virus Indonesia: Juni 2009

Yang bertengger di urutan pertama masih sama yakni Conficker, diikuti oleh Autoit dan FullHouse. Selain itu ada beberapa virus yang baru masuk ke peringkat sepuluh besar ini seperti Nhatquanglan dan Hotum.vbs. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat daftar berikut ini:
1. Conficker

Virus luar berteknologi canggih ini memang menyebar luar biasa. Bentuknya yang merupakan file DLL (Dynamic Link Library) membedakannya dengan kebanyakan virus lain yang berupa EXE. Kemampuan yang dimilikinya juga bisa disetarakan dengan rootkit. Serta, sifatnya ber-polymorphic membuatnya memiliki tubuh yang berubah-ubah. Pada komputer terinfeksi, user tidak akan dapat membuka situs yang “berbau” antivirius atau Microsoft update. Virus ini juga aktif menyebar di Indonesia dengan menggunakan media removable disk misalkan flash disk. Pada flash disk terinfeksi, Anda akan menemukan file autorun.inf dan direktori RECYCLER yang di dalamnya terdapat sub-direktori dengan nama misalkan S-5-3-42-2819952290-8240758988-879315005-3665, dan pada direktori inilah terdapat file virus Conficker dengan nama biasanya jwgkvsq.vmx yang sebenarnya adalah file DLL.

2. Autoit


Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban.

3. FullHouse

Virus lokal yang satu ini dibuat menggunakan Visual Basic. Dalam aksinya, ia meng-extract gambar “Han ji eun”, salah satu tokoh dalam serial Full House. Salah satu file induknya ngumpet dalam folder RECYCLER, dan akan membuat file autorun.inf pada drive target untuk dapat running otomatis.

4. Recycler

Yang menjadi ciri khas dari virus ini adalah teknik bagaimana ia menyebar. Yakni “ngumpet” dalam direktori Recycler/Recycler/Recycle Bin. Ia juga diketahui menerapkan teknik code injection agar kode virus bisa “nyangkut” pada explorer.exe. Ini dilakukannya untuk mempersulit user maupun program antivirus sekalipun untuk membunuhnya.

5. Nhatquanglan

Virus import yang satu ini dibuat menggunakan Visual Basic. Dua varian yang baru kami temui berukuran 101KB dan 81KB, menggunakan icon mirip folder dalam penyamarannya. Salah satu ciri khasnya adalah memblok beberapa situs antivirus dengan memanipulasi file hosts.

6. Hotum.vbs

Satu lagi virus lokal jenis VBScript dikenal dengan nama Hotum.vbs. Memiliki ukuran sekitar 8KB. Ia akan aktif otomatis dengan mengganti registry userinit milik Windows serta membuat item run baru. Mudah mengenali komputer yang telah terinfeksi virus ini. Lihat pada informasi jam windows di pojok kanan bawah, waktu AM akan diganti menjadi “Hotum” sementara untuk PM diubah menjadi “Tombom”.

7. Risa

Virus lokal satu ini memiliki ukuran sekitar 42KB, dengan kondisi ter-pack menggunakan UPX. Icon yang dimiliki menyerupai folder. Saat komputer terinfeksi virus ini, akan banyak sekali ditemukan folder-folder tipuan di setiap penjuru drive. Ia juga dapat masuk ke flash disk, di flash disk akan terdapat beberapa file dengan nama seperti “Kumpulan Puisi cinta palsu.exe”, “Rahasia (Jangan dibuka).exe”, dan lainnya. Pesan dari pembuat virus pun dapat ditemukan dengan pada direktori Windows dengan nama “Wasiat.html”, atau pada root drive C:\ dengan nama “Puisi_untukmu_bang.html”.

8. LegendOfAang.vbs

Virus yang dibuat menggunakan VBScript ini hadir dalam kondisi terenkripsi. Pada gambar di atas Anda bisa melihat file virus yang dalam kondisi terenkripsi dan yang sudah di-decrypt. Ia memiliki ukuran sekitar 13KB. Saat beraksi, ia mencoba untuk menghapus file VBS yang kemungkinan ditujukan kepada virus lain. Pada removable disk terinfeksi juga akan terdapat file autorun.inf milik virus ini. Dan agar dapat running otomatis, ia mengubah item userinit di registry agar diarahkan kepada dirinya.

9. Astuty

Virus lokal satu ini memiliki pesan cinta yang disampaikan pada browser. File pesan bisa Anda temukan pada direktori Windows dengan nama Notic.htm. Ia menggunakan icon mirip dokumen MsWord dalam penyamarannya. Ukurannya sekitar 617KB, di-pack menggunakan UPX. Virus ini akan memalsukan file .DOC yang ia temukan, dengan cara menyembunyikan file .DOC yang asli dengan memberinya attribut hidden, lalu menggantikannya dengan file virus dengan nama file yang hampir sama.

10. Vanpraja

Virus lokal yang satu ini akan mengeluarkan beberapa file gambar dari dalam resources tubuhnya, salah satunya dengan nama “Hacked by v@nP.jpg” seperti yang terlihat di atas. File di extract ke beberapa root drive yang terdapat di komputer korban. Secara fisik, ia mirip dengan file dokumen MsWord, dengan ukuran file sekitar 96KB, dan di-pack menggunakan UPX. Ada-ada saja memang aksinya, si pembuat virus ini mempromosikan sekolahnya dengan cara menyebarkan file teks yang berisi promosi tersebut ke setiap root drive termasuk.

Baca Selengkapnya.... »»

Mau dapat duit tanpa modal klik disini

uang gratis

Followers

 

Copyright © 2009 by Fadly Al Ansyari